Tuesday, October 7, 2014

2nd course : Yokohama Chinatown Fantasy- The Tale of One Thousand and One Fried Rice



After reviewing traditional Chinese cooking manga yesterday, lets move on to a more modern approach on Chinese cooking.



http://cdn.myanimelist.net/images/manga/2/40955l.jpg
Yokohama Chinatown Fantasy (Kachuu Hana) is a cooking manga which focuses on one specific dish, fried rice. It follows the story of a chinese food prodigy with a big heart named Hanako. She somehow stumbled upon an old chinese  emperor concubine ghost who shares her passion of food. They end up helping out an old couple's canteen from closing out their business by cooking 300 Yen fried rice every day.

To be honest at first i'm a bit sceptic on how they can make a quite simple dish into a whole manga series. But it turns out that they could. Just like how everybody have their special preference for fried rice, Hana has utilized it to become her blank canvas and manages to create something new with various ingredients.

They even put out the detailed recipe after every chapters. Which make the food in this manga as more probable and believable compared to other mangas.

Also it is interesting to see Hana grows as a cook. Her humbleness and kind heart made it easy to make readers to root for her.

This manga is recommended for those who loves cooking manga with less fantastic yet still tasty looking food. Putting the ghost element aside, this might be one of the few more realistic drama cooking manga out there.

___________________________________________

Setelah mengulas manga tentang dunia masak tradisional China kemarin, hari ini kita akan maju ke zaman yang lebih modern untuk masakan China.

Yokohama Chinatown Fantasy (Kachuu Hana)  adalah manga kuliner yang berfokus pada satu jenis makanan secara spesifik, nasi goreng. Komik ini mengisahkan perjalanan koki yang berjuang untuk menjadi ahli masakan china bernama Hanako. Dalam awal perjalanannya dia bertemu dengan hantu selir seorang kaisar china yang juga sangat menyukai dunia memasak. Mereka kemudian membantu restoran milik sepasang koki tua dengan menjajakan nasi goreng seharga 300 Yen setiap harinya.

Jujur saja, awalnya gw agak ragu apakah bisa dibuat sebuah manga yang menarik dengan memfokuskan pada satu jenis makanan saja. Apalagi untuk makanan yang cukup sederhana, nasi goreng. Tapi Hana berhasil menjadikan nasi goreng sebagai kanvas polos baginya untuk menciptakan karya-karya yang kreatif dan menarik.

Bahkan di setiap akhir cerita selalu ada resep detail nasi goreng yang dibuat. Hal ini membuat masakan di manga ini terasa lebih riil dan mungkin jika dibandingkan dengan manga-manga lain sejenis.

Sifat Hana yang rendah hati dan baik juga membuat pembaca dapat mudah menyukai dan mendukung perjuangannya menjadi koki. Melihat dia terus tumbuh dan berkembang secara koki membuat komik ini menarik untuk terus diikuti.

Manga ini gw rekomendasikan untuk mereka-mereka yang ingin membaca komik masakan yang lebih masuk akan dan bahkan mungkin bisa dipraktekan.




No comments: