
Sixth course already, whoa i did not think that i'm gonna make it this far XD to celebrate it let's review something sweet and fun.
Yakitate Japan is one of the funniest manga that i have ever read. And i mean this in general, not only compared to other food manga. Afterall what can you expect from a cooking manga whose main character gifted with solar hands so it can made the bread that he made cooked better? Apparently his bread tastes so heavenly that in one of the episode it send one of the cooking judge to heaven (literaly) and back.
The super crazy expressions that the judges in this manga get after tasting the breads is like a mixture of Mr. Ajikko (Born to Cook) over the top expression added with a visual and literal depiction of the over the top description they got in Drops of God. Also this manga loves its puns and parodies. It never afraid to, again literaly, parodies other manga characters such as Conan Edogawa from Detective Conan.
On the other hand, its breads are no joke and as or even more creative than its parodies. The breads that this manga made is so accurate that they can even massively produces and sells it in stores in Japan, in the real world.
Another great thing about this manga is that eventhough it is about bread, which is not originally came from Japan, they still manage to show originality by using local unique ingredients.
This manga has such high nationalism even that even as its stated in the beginning of the manga, its ultimate goal is to create the perfect bread for Japan that can even go well with Japanese meal and can subsitute rice as its food staple.
With such serious and ambitious goal, the way it tells its story with super awesome humors is just successfully created the perfect balance. My only problem with this manga is just with many competitons and side stories the Ja-pan goal felt a bit forgotten. But somehow the humors manage to cover its lack of clear plotline in the end and still finishes it delightfuly.
_____________________________________________
Sudah sampai ulasan ke-6? Wew, gw ga nyangka bisa nulis sampai sebanyak ini dalam seminggu XD untuk perayaam mari kita membahas sesuatu yang manis dan menyenangkan.
Yakitate Japan adalah salah satu manga terlucu yang pernah gw baca. Dan yang gw maksud dengan pernah gw baca disini adalah secara umum, tidak cuma dibandingkan dengan manga-manga masakan lainnya. Lagipula bagaimana lagi gw bisa menilai sebuah manga yang tokoh utamanya memiliki tangan matahari yang bisa membuat roti terasa lebih enak? Bahkan saking enaknya sampai bisa membuat salah seorang juri masakan yang memakannya pergi ke surga dan kembali lagi?
Ekspresi super gila yang dibuat para juri di manga ini setelah merasakan enaknya roti yang dibuat seperti campuran dari ekspresi berlebihan Ajiou di Mr. Ajikko (Born to Cook) ditambah penggambaran visual dan terjemahan langsung dari deskripsi berlebihan yang disebut-sebut di Drops of God. Manga ini juga sangat baik memanfaatkan parodi. Dia tidak takut untuk secara terang-terangan memparodikan karakter-karakter manga terkenal lain seperti misalnya Conan Edogawa dari komik Detektif Conan.
Di sisi lain, roti-roti yang dibuatnya cukup serius dan bahkan mungkin sama atau bahkan lebih kreatif daripada parodinya. Roti-roti yang dimunculkan di manga ini sangat akurat sampai mereka bahkan bisa benar-benar diproduksi secara massal dan dijual di toko-toko di Jepang.
Satu lagi keunggulan komik ini adalah walaupun kisahnya tentang roti yang aslinya bukan dari Jepang, tapi mereka tetap bisa menunjukkan originalitasnya dengan menggunakan bahan makanan lokal yang unik.
Nasionalisme manga ini sangat tinggi bahkan di awal cerita dikatakan bahwa tujuan akhir yang ingin dicapainya adalah menciptakan roti yang sempurna untum orang Jepang yang bahkan bisa tetap enak dan cocok untuk dimakan dengan lauk tradisional Jepang juga bisa menggantikan nasi sebagai makanan pokok mereka.
Dengan tujuan yang sebegitu serius dan ambisius, pilihan untuk mengemas manga ini dengan humor merupakan pilihan yang tepag dan sukses menciptakan kisah yang seimbang. Sayangnya setelah banyak mengisahkan kompetisi dan kisah-kisah sampingan, tujuan tersebut agak terkesampingkan. Tapi humor di manga ini berhasil membuat kekurangan tersebut termaafkan dan tetap berhasil menyelesaikan kisahnya dengan manis.
No comments:
Post a Comment