Speaking of election, I guess there's no better manga that has been published here that portrayed this theme as well as Eagle. Its manga-ka, Kawaguchi Kaiji has successfully made politically themed manga such as A Spirit of the Sun and Zipang.

Eagle itself is a manga of the journey of a half Japanese American in becoming POTUS. Yeah, of course it is a bit far fetched XD but who knows really, they already have an African American president now, maybe in less than a century we have an Asian American one.
Sure there's dramatization here and there, it is a manga afterall, but there's this episode that I think is that can be the key winning strategy for every underdog/minority candidate out there, even in real campaigns.
In one of its volumes, there's this black campaigning thing happen which discredit the main character background as minority. Well, in short it is how can they accept a Japanese blood to run the country, but it is then when the whole awesome back lash strategy kicks in. Since America is the so called most tolerant and democratic country out there, the campaign bring up this matter by asking random people on the street whether they are tolerant enough to have a minority to lead them. And of course being the good nice people they are, they said that they are tolerant and OK with it.
I wished this strategy can be used here in Indonesia, I'm curious to see what will people response be when they are being asked such questions candidly on the street. Well, maybe the religious fanatic will still go all defensive, but what about the urban ones, what will they answer be when they are being ask whether they are being led by a son of an ex-communist (not even a communist now). I bet they would go all modern and hip and answer that it is totally not a problem since they are highly evolved people with open minds, which is actually not a bad thing and might just be a thing I do :P
So for those who suddenly are still 'into' politics after this election season, or simply just miss the thrill of it I highly recommend this manga. Even better Gramedia now sells the whole series in bundles.
___________________________________________________________________________________
Periode pemilu baru saja lewat di Indonesia. Selamat untuk Pak presiden terpilih, semoga Bapak bisa terus mendapatkan dukungan yang kuat, sekuat masa kampanye dulu.
Ngomong-ngomong soal pemilu, kayanya ga ada komik lain yang pernah diterbitkan di Indonesia yang sesuai dengan tema ini selain Eagle. Pengarangnya, Kawaguchi Kaiji, dengan sukses membuat manga dengan background sejenis seperti Zipang dan Spirit of the Sun.
Eagle sendiri adalah manga yang mengisahkan perjalanan seorang calon presiden Amerika keturunan Jepang. Yah, tentu aja agak jauh khayalannya XD tapi siapa tahu, sekarang aja presidennya sudah orang Afrika Amerika, mungkin saja dalam kurang dari se-abad lagi kita akan punya presiden Asia Amerika.
Seperti biasa, memang masih ada dramatisasi di sana sini, namanya juga manga, namun ada satu episode di manga ini yang menjadi yang bisa menjadi strategi kunci kemenangan bahkan bagi kampanye sungguhan.
Di salah satu chapternya, ada kampanye hitam yang dilakukan untuk mendiskreditkan latar belakang si tokoh utama sebagai minoritas. Singkatnya, bagaimana bisa mereka menerima seorang yang tidak berdarah murni untuk memimpin pemerintahan, namun strategi tersebut malah berbalik menyerang mereka. Secara Amerika sebagai negara yang 'dikenal' memiliki tingkat toleransi dan demokrasi yang tinggi, kampanye sang tokoh justru menjadikan pemberitaan negatif tersebut sebagai bagian dari strategi pemenangan mereka.
Mereka menanggapi pemberitaan negatif tersebut dengan mewawancara secara acak orang-orang biasa di jalanan apakah mereka cukup toleran untuk memilih 'minoritas' sebagai pemimpin mereka. Dan tentu saja sebagai warga negara yang baik, berpendidikan dan toleran mereka menyatakan bahwa mereka baik-baik saja dan dapat menerima hal tersebut.
Seandainya strategi semacam ini bisa diterapkan di sini gw penasaran dengan respon orang-orang di jalan ketika mereka secara candid ditanyakan hal tersebut. Yah, mungkin bagi yang agamis mereka akan lebih defensif dan langsung menolak, namun bagaimana dengan mereka-mereka yang merasa sebagai golongan kaum urban? Apa jawaban mereka bila ditanyakan bagaimana bila pemimpin mereka adalah... misalnya, anak mantan-PKI (yang bahkan sekarang sudah bukan PKI lagi). Gw rasa mereka akan menanggapi seolah-olah hal tersebut bukanlah masalah karena yah, mereka adalah manusia dengan pemikiran terbuka dan sudah jauh berkembang, yang sebenarnya bukan hal yang buruk juga sih, bahkan mungkin juga sesuatu yang akan gw lakukan :P
Jadi untuk kalian-kalian yang tiba-tiba jadi sangat gandrung dengan politik bahkan setelah masa pemilu ini lewat, atau mungkin hanya merindukan ketegangan ketidakjelasan dunia politik yang penuh drama makna-makna ganda, gw sangat merekomendasikan manga ini. On the plus side, sekarang komik ini dijual secara paketan di Gramedia.






