Okay, somehow, I decide not to let this event pass without reviewing any horror manga. Among other scary mangas that haunts my childhood (even until now) there are mangas written by Chie Watari. Well maybe if her mangas are being compared to full fledged horror manga like Spiral (which gives a whole new standard to the definition of scary for me), it does not feel as if its that scary. But i still consider her manga as the scariest when compared to other horror manga with shoujo vibes such as mangas by Yoko Matsumoto.
And just as it happens, one of her manga was neatly titled Halloween. I can still remember how scary it was, and still I can't put it down or stop re-reading it again and again. To be honest, I'm not the bravest kid back then and even now. But her mangas has this scary-yet-addictive quality that always get me hooked.
Her manga, particularly Halloween, is a good example of the classic shoujo horror stuff. We have this 'thing' that is haunted, a tragic backstory on how that thing became haunted, a damsel in distress which turn out to be tougher than she looks, and some kind of exorcist hero that save the day. Which is the same pattern that are used in most shoujo horror mangas.
One other thing that I like about her mangas are that they are usually one shots, so the story naturally is always quite fast paced unlike some other horror themed which usually can build up its scary background in more than one volume. Those kind can be a bit drag sometime especially when one volume to another has a huge publishing time gap. For example just like what happen with Ghost Hunt, it's just hard for me to memorize what happened before because it is so slow paced and one volume to another sometimes has years gap -_-.
In terms of illustration she also has the right amount of realism, which most shoujo mangas usually are lacking because they tend to beautify things. Her mangas has just the right amount of beauty as it does with scary stuff. The startled look which is a must in a horror manga is the kind of example for this.
Based on bakamanga updates it seems that she still writes horror manga, though there's nothing new published here in Indonesia and there is not much information about Chie Watari on the internet. Hopefully someday they will decide to publish her new works here.
__________________________________________________________________________________
Baiklah, sepertinya sayang untuk melewatkan event Halloween ini lewat tanpa mengulas komik horror. Di antara manga-manga horror yang dulu menghantui masa kecil gw (bahkan sampai sekarang) ada manga besutan Chie Watari. Yah, mungkin bila manga karangannya dibandingkan dengan manga yang murni horror seperti Spiral (yang meredefinisi standar 'seram' buat gw), manga karangannya tidak terlalu seram. Namun gw tetap menganggap manga karangannya sebagai yang terseram jika dibandingkan dengan manga-manga horror lain yang beratmosfir shoujo seperti manga-manga karangan Yoko Matsumoto.
Dan kebetulan sekali, salah satu manga karangannya berjudul Halloween. Gw masih inget betapa seramnya manga itu, namun gw tetap ga bisa berhenti membacanya berulang-ulang. Sejujurnya, gw bukan anak yang paling berani dulu, bahkan sampai sekarang. Tapi manga karangannya memiliki kualitas seram-tapi-nagih yang selalu membuat gw gabisa berhenti membaca.
Manga karangannya, terutama Halloween, adalah contoh yang baik untuk genre shoujo horror klasik. Ada 'benda' yang dihantui, ada latar cerita tragis di balik benda tersebut, ada protagonis wanita malang yang ternyata lebih tegar dari kelihatannya, dan seorang pahlawan/pengusir hantu yang menyelamatkan hari. Pola ini merupakan pola dasar yang digunakan di kebanyakan komik horror shoujo.
Satu hal lagi yang gw suka dari manga-manga Chie Watari adalah fakta bahwa kebanyakan manganya bersifat one shot, jadi temponya selalu terasa cukup cepat jika dibandingkan dengan komik horror berseri yang bisa membangun suasana seramnya di lebih dari satu jilid manga. Manga seperti itu bisa menjadi sedikit menjemukkan dan terasa anti klimaks, apalagi ketika jeda antara jilid yang satu dan jilid yang lain cukup lama. Contohnya apa yang terjadi dengan manga Ghost Hunt, susah buat gw untuk mengingat apa yang terjadi di volume sebelumnya karena ritmenya yang lambat dan waktu terbit dari satu volume ke volume selanjutnya bisa memakan waktu tahunan.
Dalam hal ilustrasi, manga-manga buatan Chie Watari juga terasa lebih nyata, hal yang jarang ditemukan di manga-manga shoujo yang cenderung 'mempercantik'. Manga buatannya memiliki kadar seram dan cantik yang pas. Wajah terkejut/takut para tokohnya merupakan contoh yang pas untuk menggambarkan opini gw ini.
Berdasar info di Bakamanga Update sepertinya dia masih menulis manga-manga horror, sayangnya sudah cukup lama tidak ada manga baru yang diterbitkan di Indonesia. Bahkan tidak terlalu banyak informasi tentang Chie Watari di internet. Mudah-mudahan suatu hari nanti manga barunya dapat diterbitkan lagi di Indonesia.